DPAD Kota Tangerang Bekerjasama Dengan Komunitas Gen Z, One Fine Day With Adik Binaan

Kota Tangerang – Sekitartangerang Dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan (7/3/2026) oleh Dinas Perpustakaan Kota Tangerang bekerjasama dengan Komunitas Gen Z, banyak cara untuk berbagi dan memberikan dampak baik untuk anak-anak serta lingkungan sekitar, salah satunya dengan menjadi relawan. Selain bisa membawa manfaat yang luar biasa untuk lingkungan, juga mendapatkan pengalaman buat anak-anak binaan dan menambah makna yang saat ini sedang berjalan, sehingga hadirnya Gen Z ini sebagai wadah untuk yang ingin mendapatkan pengalaman menjadi relawan dalam berbagai misi kebaikan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tangerang, Drs. Engkos Zarkasyi, A.M.Si., menyampaikan bahwa Gedung Perpustakaan Kota Tangerang bermakna sebagai sarana fisik utama (wadah) yang dirancang secara fungsional untuk menyimpan, mengelola, dan melestarikan koleksi bahan pustaka (buku, jurnal, digital). Ini adalah pusat kegiatan edukatif, informasi, dan rekreasi intelektual yang menyediakan tempat aman juga nyaman bagi pengguna untuk belajar serta mengakses ilmu pengetahuan. Yang saat ini Gedung Perpustakaan bukan saja hanya menyediakan ruang membaca semata, tetapi gedung ini dirancang untuk kegiatan nonton pilem tentang mendidik anak-anak agar ke depan mereka lebih bisa memahami, sehingga Gedung Perpustakaan adalah wadah tempat menampung berbagai format informasi (cetak/digital) agar terorganisir juga mudah ditemukan.

Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan “One Fine Day with Adik Binaan” bermakna sebagai upaya berbagi keceriaan, memberikan perhatian, dan menciptakan ruang aman bagi anak-anak binaan untuk belajar, berekspresi, serta bertumbuh. Kegiatan ini umumnya diisi dengan bermain, berkreasi, bahkan pendampingan, bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta saling berbagi dampak positif antara relawan dan anak-anak. Bahkan kebahagiaan ceria memberikan pengalaman menyenangkan di luar rutinitas sehari-hari, seperti berkunjung ke tempat bermain atau museum. Membangun relasi juga menciptakan hubungan kekeluargaan antara relawan dan adik binaan ke depan menumbuhkan rasa memiliki serta kepedulian sosial.

Di tempat yang sama, Daneska saat ditemui mengatakan bahwa rasa syukur dan terima kasih ke Dinas Perpustakaan, terutama para pegawai yang telah memberikan dukungan penuh terhadap komunitas kami sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik. Kegiatan ini adalah bentuk nyata aksi sosial “Tumbuh dalam Teduh”, di mana komunitas bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Kota Tangerang serta memberikan pendampingan adik binaan untuk berkembang bersama dalam suasana yang hangat serta penuh kasih sayang. Selain nonton bareng, kami juga memberikan bingkisan untuk anak-anak binaan.

Kami sampaikan juga bahwa Komunitas Gen Z (Generasi Z) merujuk pada wadah perkumpulan anak muda, seperti kemahiran teknologi, kepedulian sosial, dan kreativitas. Komunitas ini sering kali dibentuk untuk menyatukan visi, berbagi ide, atau melakukan aksi sosial. Bahwa Komunitas Gen Z sering kali dimanfaatkan untuk mengembangkan keterampilan kreatif, seperti konten kreator Islami, pemasaran, dan inovasi, sehingga Gen Z dikenal sangat peduli dengan isu sosial. Bahkan komunitas ini menjadi tempat bertukar ide yang adaptif terhadap tren, bahasa baru, serta perubahan cepat di era digital. Juga wadah dakwah yang memadukan spiritualitas dengan teknologi untuk anak muda. Ke depan, Komunitas Gen Z adalah representasi dari generasi internet yang memanfaatkan teknologi dan komunitas untuk berkolaborasi, beradaptasi, serta berdampak sosial. (Adv)


Kalau kamu mau, aku juga bisa bantu rapihin judul berita kamu supaya lebih gaya media online (biasanya dipakai di portal berita Tangerang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *