DPAD Kota Tangerang dan FUDA UIN SMH Banten Resmi Tekan Kerja Sama, Siapkan Kolaborasi Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Serang – Sekitartangerang, Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten bergerak cepat pasca-penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang. Kerja sama strategis ini dirancang untuk memperkuat sinergi di bidang tridharma perguruan tinggi, khususnya pengembangan literasi masyarakat dan penyelamatan arsip sejarah.

Dokumen MoA tersebut ditandatangani langsung oleh Dekan FUDA UIN SMH Banten, Dr. Masykur, M.Hum., bersama Kepala DPAD Kota Tangerang, Drs. Engkos Zarkasyi A., M.Si. Kedua belah pihak berkomitmen penuh agar kesepakatan ini tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas, melainkan langsung menyentuh program kerja riil.

Fokus pada Pengembangan Perpustakaan dan Praktik Kerja Mahasiswa

Dalam implementasinya, kerja sama ini akan membuka ruang luas bagi mahasiswa FUDA, khususnya dari program studi yang relevan seperti Sejarah Peradaban Islam (SPI) dan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), untuk melaksanakan Praktikum Profesi Lapangan (PPL) atau magang di DPAD Kota Tangerang.

Dekan FUDA UIN SMH Banten, Dr. Masykur, M.Hum., menyampaikan bahwa kemitraan dengan lembaga pemerintah daerah seperti DPAD sangat krusial untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di luar kampus.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana tata kelola kearsipan modern dan manajemen perpustakaan publik dijalankan. DPAD Kota Tangerang adalah mitra yang sangat tepat untuk menunjang kompetensi tersebut,” ujar Dr. Masykur.

Senada dengan hal tersebut, Kepala DPAD Kota Tangerang, Drs. Engkos Zarkasyi A., M.Si., menyambut baik kolaborasi ini. Pihaknya menyatakan siap menjadi wadah belajar sekaligus mitra riset bagi para dosen dan peneliti dari UIN SMH Banten.

Lebih lanjut, Engkos berharap kehadiran akademisi dapat membantu meningkatkan indeks literasi masyarakat Kota Tangerang serta mengoptimalkan digitalisasi arsip-arsip daerah.

“Tantangan dunia perpustakaan dan kearsipan hari ini adalah digitalisasi dan daya tarik bagi generasi muda. Dengan dukungan keilmuan dari Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Banten, kami optimistis bisa menghadirkan inovasi baru dalam pelayanan informasi dan pelestarian dokumen bersejarah di Kota Tangerang,” tutur Engkos.

Rencana Program Terdekat

Sebagai langkah awal setelah penandatanganan ini, kedua lembaga tengah menjadwalkan agenda bersama yang meliputi: narasumber dalam podcast dengan DPAD Kota Tangerang, penguatan kegiatan FUDA Goes to Library, keterlibatan mahasiswa dalam menghidupkan sudut baca dan perpustakaan keliling di wilayah Tangerang, serta kolaborasi riset lokal, yaitu penelitian bersama mengenai sejarah dan perkembangan Islam di wilayah Tangerang dan sekitarnya, seperti Sejarah Perkembangan Mesjid Kali Pasir.

Melalui kerja sama yang inklusif ini, FUDA UIN SMH Banten dan DPAD Kota Tangerang berharap dapat memberikan kontribusi nyata yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan tinggi dan pelayanan publik di Provinsi Banten. (Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *