TANGERANG KOTA, Sekitartangerang Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Tangerang untuk memperkuat soliditas sekaligus mematangkan langkah memajukan sepak bola daerah. Kegiatan silaturahmi tersebut digelar di Stadion Benteng Reborn, Jumat 17 April 2026, dihadiri pengurus dan anggota Askot PSSI Kota Tangerang.
Sekretaris PSSI Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang temu kangen pasca-Idulfitri, tetapi juga menjadi titik awal konsolidasi untuk menjalankan berbagai program strategis ke depan.
“Selain mempererat silaturahmi, ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan rencana program pembinaan dan kompetisi sepak bola di Kota Tangerang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Mahdiar memaparkan sejumlah agenda penting yang akan segera digulirkan, mulai dari kompetisi usia muda hingga turnamen lokal bergengsi. Di antaranya adalah Piala Wali Kota untuk kelompok Liga 4, serta Piala Suratin untuk kategori usia 13, 15, dan 17 tahun.
“Mengingat dalam waktu dekat kita akan melaksanakan kompetisi, baik Piala Wali Kota maupun Piala Suratin, maka persiapan harus dilakukan secara matang,” jelasnya.
Tak hanya itu, PSSI Kota Tangerang juga akan melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh klub anggota. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keaktifan dan kesiapan tim dalam mengikuti kompetisi.
“Kurang lebih ada 40 klub anggota Askot saat ini. Kita akan verifikasi ulang untuk memastikan mana yang masih aktif dan siap berkompetisi,” kata Mahdiar.
Sebagai bagian dari proses tersebut, setiap klub juga diminta mengisi formulir pendataan yang telah disediakan. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan peserta kompetisi sekaligus memperkuat sistem pembinaan yang lebih terstruktur.
“Setelah formulir dikembalikan, kita akan lakukan verifikasi lanjutan agar program yang dijalankan benar-benar diikuti oleh klub yang aktif,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah ini, PSSI Kota Tangerang optimistis dapat mendorong perkembangan sepak bola yang lebih kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus mencetak talenta-talenta muda potensial dari daerah.(darjo)






