TANGERANG KOTA, Sekitartangerang , Bulan Agustus selalu punya cerita berbeda. Di bulan inilah “Arti Sebuah Kemerdekaan” benar-benar terasa. Di setiap RW, RT, berbagai macam perlombaan disajikan sebagai wujud syukur dan cinta tanah air dalam memperingati HUT RI ke-81. Tawa, sorak, keringat, serta kebersamaan menjadi warna utama perayaan kemerdekaan tahun 2026 ini.seperti diwilayah RW 04 Kelurahan Gandasari Kecamatan Jatiuwung sudah hampir satu bulan penuh mengadakan kegiatan perlombaan seperti lomba catur dan krambol.Minggu (16_8_2026)
hal ini disampaikan oleh ,Otoy Ketua RW 04 Kelurahan Gandasari bahwa begitu memasuki tanggal 1 Agustus, suasana sudah berubah dari tiang bambu mulai ditancapkan, umbul-umbul merah putih dipasang, dan pengeras suara memutar lagu-lagu nasional. Ini tanda bahwa bulan kemerdekaan telah tiba.sehingga
“Arti sebuah kemerdekaan bukan hanya libur tanggal 17. Tapi bagaimana kita merayakannya bersama, dari yang kecil sampai yang tua sehingga lomba tradisional menghidupkan kembali warisan leluhur yang sudah memperjuangkan bangsa Indonesia menjadi merdeka.maka dengan lomba bukan sekadar hiburan, tapi menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi atar warga.
selain itu saya atas nama Ketua RW 04 Kelurahan Gandasari di HUT RI yang Ke 81 ini banyak terima kasih kepada para panitia 1.ketua panitia pertandingan bapa SALIM KBM,2.ketua RT. 01 Bapa Upu,3.ketua RT.04 Sarnadi otoy dan hadir juga mantan camat Jatiuwung edih, S. Sos serta Lurah Gandasari Andriansyah, SE.yang tidak pernah lelah untuk bersama sama memeriahkan hari kemerdekaan yang saat ini kita maknai dengan bermacam perlombaan.
Perlu kita pahami bersama bahwa bulan Agustus telah mengajarkan kita arti sebuah kemerdekaan. saat kita bisa tertawa bersama. Kemerdekaan adalah saat kita bisa berlomba dengan sehat. juga saat kita bisa merasakan masyarakat sebagai satu keluarga besar.
maka dengan berbagai macam perlombaan yang disajikan, semangat 81 tahun Indonesia Merdeka akan terus hidup. Bukan hanya di tanggal 17, tapi di setiap hari di bulan Agustus, serta seterusnya.karna merdeka bukan untuk dirayakan sehari, tapi untuk dimaknai sepanjang masa.(darjo)






